Kabut Asap Karhutla Selimuti Sanana, Kapolres Sula Imbau Warga Waspada

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Handres, S.H., S.I.K., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang menyelimuti Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. (Dok/istimewa).

BIDIKFAKTA – Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Handres, S.H., S.I.K., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang menyelimuti Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Selasa (13/10/2026).

Warga diminta menjaga kesehatan, membatasi aktivitas di luar ruangan, dan menghindari segala bentuk pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bacaan Lainnya

Kapolres Handres mengatakan, kabut asap akibat karhutla berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. Paparan asap, menurutnya, dapat menyebabkan iritasi mata, batuk, dan sesak napas, serta memperburuk kondisi orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

“ Masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh dampak kabut asap dan segera melakukan langkah pencegahan apabila kondisi udara di lingkungan sekitar mulai memburuk,” ujar Handres.

Ia mengingatkan, kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan perlu mendapat perhatian khusus selama kondisi berasap berlangsung.

Untuk mengurangi risiko paparan, masyarakat disarankan menggunakan masker respirator seperti N95 atau KF94 saat harus beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah, menutup pintu dan jendela ketika asap masuk ke permukiman, serta menjaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air putih.

Selain mengantisipasi dampak kesehatan, Handres mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Polres Kepulauan Sula, lanjutnya, mengedepankan langkah pencegahan dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan, keselamatan, dan lingkungan.

Masyarakat diharapkan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan serius akibat paparan asap.

Simak breaking news dan berita pilihan BIDIKFAKTA langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel Bidikfakta.id, dan pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Pos terkait