BIDIKFAKTA – Warga Kelurahan Dufa-dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sejak Minggu malam hingga Senin (27/10/2025) dini hari . Gangguan ini membuat aktivitas warga lumpuh, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak.
Salah satu warga, Mahyudin, mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sebagaimana biasanya karena air yang tidak mengalir dan membuat warga setempat kesulitan.
“Kami susah mandi dan mencuci. Air PAM mati total, tapi tagihan tetap harus kami bayar. Ini sangat merugikan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Keluhan serupa datang dari Mila (27), penghuni indekos di kawasan tersebut. Ia menyebut aktivitas di tempat kos terganggu akibat tidak adanya air.
“Saya tidak bisa masak dan mencuci. Seharusnya PDAM memberi kepastian kapan air bisa kembali normal,” katanya.
Warga juga menyoroti minimnya informasi resmi dari PDAM terkait penyebab gangguan tersebut. Mereka menilai PDAM tidak transparan dan kurang tanggap terhadap keluhan masyarakat.
“Kalau memang ada kerusakan, seharusnya disampaikan ke warga, bukan dibiarkan begini,” tambah Mahyudin.
Ia meminta Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, turun tangan mengevaluasi kinerja PDAM dan mencari solusi agar pasokan air segera pulih. Mnurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh diabaikan.
Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, pihak PDAM Kota Ternate belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab gangguan air bersih tersebut.