Balas Serangan Israel, Rudal Khorramshahr-4 Iran Hantam Bandara Ben Gurion dan Pangkalan Udara Israel di Tel Aviv

Rudal balistik berat Khorramshahr-4 Iran yang berhasil hancurkan Tel Aviv dan Haifa-Israel. (Foto/Tribunnews.com).

BIDIKFAKTA – Konflik bersenjata antara Iran dan Israel kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan udara pada Jumat, 6 Maret 2026. Eskalasi ini terjadi setelah perang yang dipicu operasi militer Israel terhadap Iran memasuki pekan pertama.

Dalam gelombang serangan terbaru, Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC mengklaim menembakkan rudal balistik berat Khorramshahr-4 ke sejumlah target strategis di Israel.

Menurut pernyataan resmi IRGC, rudal tersebut diarahkan ke wilayah Tel Aviv, termasuk Bandara Internasional Ben Gurion serta pangkalan Skuadron 27 Angkatan Udara Israel yang berada di area bandara tersebut.

IRGC menyebut rudal Khorramshahr-4 membawa hulu ledak sekitar satu ton dan diluncurkan sebelum fajar sebagai bagian dari gelombang serangan terbaru dalam operasi balasan Iran terhadap Israel.

Iran menyatakan rudal tersebut melaju dengan kecepatan sangat tinggi dan mampu menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel. Bahkan, beberapa rudal disebut berhasil mencapai target setelah melewati sejumlah sistem intersepsi.

Selain itu, beberapa rudal dilaporkan menggunakan tipe fragmentasi atau sub-munisi yang dapat menyebar menjadi puluhan fragmen di udara dan menghantam area luas, sehingga meningkatkan daya rusak serta menyulitkan pencegatan.

Berdasarkan laporan media internasional menyebutkan kebakaran dan kerusakan terjadi di beberapa titik di sekitar Tel Aviv setelah serangan udara Iran tersebut. Perang Iran–Israel yang saat ini berlangsung dipicu oleh serangan udara Israel dan sekutunya terhadap fasilitas militer Iran pada 28 Februari 2026. Serangan itu menimbulkan korban besar serta kerusakan di sejumlah wilayah Iran, termasuk di ibu kota Teheran.

Iran kemudian melancarkan operasi balasan dengan menembakkan rudal dan drone ke sejumlah target militer Israel di berbagai kota, termasuk Tel Aviv dan Haifa.

Kabar lainnya, sampai kini kedua pihak masih saling melancarkan serangan udara, sementara komunitas internasional mendesak penghentian konflik yang dikhawatirkan dapat meluas menjadi perang regional di Timur Tengah.

Pos terkait