BIDIKFAKTA – Partai penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Aljazair akan menjadi saksi tapak awal Lionel Messi di palagan sejarah. Sepak terjang sang megabintang bersama skuad juara bertahan untuk mengukir sejumlah rekor baru telah dinantikan jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Laga pembuka Grup J yang digelar di Kansas City Stadium, Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB, bukan sekadar pertandingan biasa bagi Argentina. Bagi Lionel Messi, duel tersebut berpotensi menjadi momentum bersejarah yang belum pernah dicapai pemain mana pun sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia.
Jika diturunkan pelatih Lionel Scaloni, Messi akan resmi menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Rekor tersebut semakin istimewa karena dicatat hanya beberapa jam lebih cepat dibanding rival abadinya, Cristiano Ronaldo, yang dijadwalkan tampil bersama Portugal menghadapi Republik Demokratik Kongo pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Namun demikian, tinggal seminggu lagi pada Juni 24 mendatang usia sang bintang Amerika Latin ini telah memasuki 39 tahun. Sejauh ini, Messi masih menjadi tumpuan utama Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia yang diraih di Qatar 2022. Meski tak lagi berada pada puncak performa fisik seperti satu dekade lalu, kapten La Albiceleste tetap menjadi sosok sentral yang mampu menentukan jalannya pertandingan.
Selain rekor enam kali tampil di Piala Dunia, Messi juga berpeluang memperpanjang sejumlah catatan individu lainnya. Pemilik delapan Ballon d’Or itu masih berambisi menambah koleksi gol dan penampilannya di turnamen paling bergengsi dunia kali ini.
Argentina sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan sekaligus salah satu kandidat terkuat peraih trofi. Tim asuhan Lionel Scaloni memiliki perpaduan pemain senior dan generasi baru yang dinilai mampu menjaga dominasi Albiceleste di panggung internasional.
Pengamat sepak bola dunia yang juga legenda Argentina, Hernan Crespo, dalam wawancaranya yang dimuat Liputan6.com, menilai Messi tetap menjadi faktor pembeda bagi Argentina meski perannya kini mengalami perubahan.
“Siapa pun yang mencintai sepak bola pasti akan menikmati melihatnya bermain. Di Piala Dunia nanti kita akan melihat Messi seperti yang tampil di Qatar, pemain yang lebih banyak menciptakan peluang bagi rekan-rekannya,” ujar Crespo.
Menurut Crespo, kekuatan Argentina saat ini tidak lagi sepenuhnya bergantung kepada Messi. Kehadiran pemain-pemain seperti Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Emiliano Martinez membuat juara dunia tersebut memiliki banyak sumber kekuatan untuk mempertahankan mahkota mereka.
Di sisi lain, Aljazair datang tanpa beban. Wakil Afrika itu bertekad membuat kejutan dan mengulang kisah-kisah sensasional yang kerap terjadi di laga pembuka Piala Dunia. Namun, perhatian dunia dipastikan tertuju kepada Messi yang tengah bersiap menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola.
Apabila berhasil membawa Argentina melangkah jauh di turnamen ini, bukan tidak mungkin Messi akan kembali menambah daftar prestasi yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.
