Petinggi Unutara Belum Terima Surat Resmi Kasus TPKS Kader PMII di Ternate

Dok: Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) Maluku Utara. Istimewa.

BIDIKFAKTA – Pihak Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) Maluku Utara belum menerima surat resmi terkait kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan salah seorang mahasiswa yang juga merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Ternate dengan Terduga pelaku berisial BM alias Bahctiar.

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Sunaidin, Plt Rektor Unutara saat dihubungi bidikfakta.id, Minggu (21/6/2026). Menurutnya, peristiwa tersebut belum ada informasi laporan yang diterima baik dari korban maupun pihak lain.

Bacaan Lainnya

Namun, ia memastikan pihak Universitas tidak akan mentolerir tindakan yang merusak nama baik perguruan tinggi tersebut. “Kami pihak Universitas akan menindak tegas terhadap oknum yang sudah mencemari nama baik kampus,” tegasnya.

Ia menyatakan bahwa Unutara selalu mendidik mahasiswa untuk memberikan pengetahuan yang baik kepada mahasiswa lain agar dapat memahami ilmu pengetahuan dan tentang esensi dirinya sebagai orang terdidik.

“Terkait kasus TPKS ini jika benar, pihak Unutara akan mengambil langkah tegas. Ini merusak nama baik kampus,” pungkasnya.

Sementara itu, sampai berita ini diterbitkan, pihak Polres Kota Ternate yang dikonfirmasi melalui Humas belum memberikan klarifikasi dan keterangan resmi terkait kasus ini.

Diketahui, kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Ternate dengan Nomor:STPL/388/VI/2026/SPKT/Res Ternate/Polda Malut pada Minggu, 21 Juni 2026 oleh Korps Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) Maluku Utara.

Pos terkait