Buka PKKMB 2026, STAI Babussalam Sula Gandeng BAZNAS dan Salurkan Beasiswa untuk 10 Mahasiswa

MoU Kampus STAI Babussalam Sula dan Baznas Kepulauan Sula. (Foto-bidikfakta.id). Istimewa.

BIDIKFAKTA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Auditorium STAI Babussalam Sula, Sabtu (29/8/2026).

Pembukaan PKKMB dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STAI Babussalam Sula dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kepulauan Sula.

Bacaan Lainnya

Kerja sama tersebut menjadi langkah penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, pemberdayaan mahasiswa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kepulauan Sula. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kepulauan Sula menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 10 mahasiswa STAI Babussalam Sula.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa sekaligus mendorong mereka meningkatkan prestasi akademik dan menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Ketua STAI Babussalam Sula, Dr. Sahrul Takim, menegaskan PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial dalam menyambut mahasiswa baru. Menurutnya, PKKMB menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan akademik, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai bagian dari sivitas akademika.

“Memasuki perguruan tinggi bukan sekadar perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa. Ini adalah proses menuju kedewasaan berpikir, kemandirian, tanggung jawab, dan kesiapan untuk berkontribusi kepada masyarakat,” tegas Sahrul.

Ia meminta mahasiswa tidak menjadikan perguruan tinggi hanya sebagai tempat memperoleh ijazah dan gelar.

“Kampus adalah ruang untuk membangun cara berpikir, karakter, kepemimpinan, keterampilan, dan kepedulian sosial. Gunakan masa kuliah untuk belajar, bertumbuh, dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Selain itu, Sahrul juga mengapresiasi dukungan BAZNAS Kepulauan Sula terhadap mahasiswa STAI Babussalam Sula. Ia menilai beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan finansial, tetapi bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di Kepulauan Sula.

“Beasiswa ini adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda Kepulauan Sula. Kami berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk belajar lebih sungguh-sungguh dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi perguruan tinggi dan BAZNAS penting untuk memperluas akses serta keberlanjutan pendidikan, terutama bagi mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Karena itu, ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU dan penyaluran beasiswa, tetapi berlanjut dalam berbagai program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pemberdayaan mahasiswa.

Sahrul juga mendorong mahasiswa membangun pola pikir yang berkembang atau growth mindset, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.

“Gagal bukan berarti tidak mampu. Gagal adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih mampu. Yang penting bagaimana kita belajar dari kegagalan dan terus memperbaiki diri  hingga pengembangan karakter dan soft skills,” pesannya.

Ia menekankan kecerdasan akademik harus berjalan seiring dengan karakter dan integritas.

“Kita ingin mahasiswa memiliki kompetensi, tetapi pada saat yang sama juga harus memiliki karakter. Kecerdasan tanpa integritas tidak cukup. Pengetahuan harus diikuti tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat,” pintanya.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua STAI Babussalam Sula Dr. Sahrul Takim, Wakil Ketua I Dr. Mohtar Umasugi, Wakil Ketua III Amiruddin Yakseb, S.H., M.H., Kepala BAZNAS Kepulauan Sula beserta jajaran komisioner, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Sula, para ketua jurusan, ketua program studi, dosen, mahasiswa baru, serta sivitas akademika STAI Babussalam Sula.

 

Pos terkait