BIDIKFAKTA – Direktur CV AEMM Jawal Fokaaya, dan pemilik SPBU Kompak Falabisahaya, Wilson Wowor membantah adanya transaksi BBM subsidi antara keduanya pada aktivitas industrial di wilayah Kecamatan Mangoli Tengah, Desa Wailoba dan Capalulu, Kepulauan Sula, Minggu (8/11/26).
Kepada wartawan, Wilson menyatakan tak pernah menyuplai BBM ke CV AEMM untuk aktivitas pengelolaan kayu bulat. Menurutnya, isu tersebut tidak benar.
“BBM dari SPBU Falabisahaya tidak pernah diberikan ke CV AEMM. Isu ini tidak benar,” tepis Wilson.
Hal senada juga disampaikan, Jawal, kata dia, selama ini CV AEMM menggunakan BBM non subsidi untuk aktivitas di lapangan.
“Produksi pakai BBM non subsidi. Kami tidak pernah pakai BBM subsidi,” tegas Jawal.
Disisi lain, LBH Bela Yai Maluku Utara, meminta Polda Maluku Utara membentuk satuan tugas (Satgas) BBM bersubsidi untuk menyasar seluruh rantai pasok termasuk dugaan penyelundupan, pengunaan BBM subsidi untuk kepentingan industri diusut secara tegas.
“Dari informasi yang kami terima, adanya dugaan penyelundupan BBM subsidi secara sistematis. Kami minta atensi Polda Maluku Utara untuk mengusut ini,” tegas Rasman.
