BIDIKFAKTA – Sejumlah rumah warga di kawasan Desa Waisakai Kecamatan Mangoli Utara Timur Kabupaten Kepulauan Sula terdampak bajir dan rusak akibat diterjang hujan pada Rabu (12/3/2926) malam.
Akibatnya, terdapat delapan belas rumah warga dilaporkan rusak parah akibat gelombang banjir yang menerobos pemukiman. Menanggapi hal ini, mantan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Wahyu Umasugi meminta kepada pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret atas peristiwa yang dialami warga.
Wahyu, mendesak Pemerintah Daerah Kepulauan Sula segera mengambil langkah antisipatif terhadap potensi banjir susulan. Menurutnya, banjir yang merusak rumah-rumahan warga ini diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi pekan terakhir di Desa Waisakai.
Maka dari itu, untuk mencegah fatalnya kerusakan dan dampak buruk terhadap masyarakat ia meminta Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sula segara mengambil langkah solutif atas peristiwa naas ini.
“Banjir yang merusak rumah warga ini adalah peringatan bagi kita semua. Kami minta Pemda Sula segara mengambil langkah solutif atas peristiwa ini,” ujar Wahyu.
Ia meminta Pemerintah Kepulauan Sula membuat tanggul penahan banjir di Desa Waisakai. Kata dia, hal tersebut guna memastikan keselamatan warga dan mencegah adanya korban jiwa.
“Kami minta banjir ini segera diatensi pemerintah. Peristiwa ini adalah peringatan tegas dan Pemda Sula segara membuat tanggul penahan banjir di desa kami,” tegas Wahyu.
Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Hi. Samsudin Ode Maniwi belum berhasil dikonfirmasi wartawan.



