Telan APBD Sula Rp11,3 Miliar, GMNI Ragukan Pemeriksaan Jalan Fatkauyon-Waigai oleh Polda Malut

BIDIKFAKTA – Proyek pembangunan jalan hotmix Fatkauyon–Waigai di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, yang dikerjakan pada awal 2023 dengan anggaran Rp11,3 miliar, kini rusak parah meski baru setahun setelah selesai dibangun.

Kerusakan tersebut menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan dalam proyek yang dikerjakan PT Mega Seribu Perkasa bersama Dinas PUPR Kepulauan Sula. Dan proyek ini juga telah diperiksa secara investigatif oleh Tim Ahli dan Unit Tipikor Polda Maluku Utara, namun hingga kini belum ditindaklanjut secara hukum.

Bacaan Lainnya
banner 728x90 banner 728x90

Ketua GMNI Kepulauan Sula, Rifki Leko, mendesak Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Waris Agono segera menetapkan status hukum kasus tersebut.

“Jalan ini rusak karena pekerjaan PT Mega Seribu Perkasa dan Dinas PUPR Sula tidak sesuai standar. Kami minta Polda jangan masuk angin, segera umumkan hasil pemeriksaan dan proses setiap pihak yang terlibat,” tegas Rifki, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan pada Agustus lalu hanya sebatas formalitas karena belum ada hasil yang jelas ke publik. Rifki meminta agar seluruh pihak yang terkait, termasuk ULP Kepulauan Sula, diperiksa karena dugaan kuat adanya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam pengelolaan DAK–APBD Sula 2023 itu.

Selain itu ia juga menyoroti kualitas pekerjaan yang tidak memenuhi standar SNI maupun kelayakan jalan.

“Hot Rolled Sheet (HRS) yang digunakan tidak sesuai spesifikasi. Masyarakat dirugikan dua kali. Jalan kini rusak sedangkan tanaman kelapa warga sudah digusur habis,” ujarnya.

Ia menambahkan, di bawah pemerintahan Bupati Hj. Fifian Adeningsi Mus, sedikitnya ada 11 proyek besar di Sula yang menggunakan dana APBD namun tidak selesai dikerjakan.

“Kami harap aparat penegak hukum, baik Polda maupun Kejati Maluku Utara, benar-benar serius menuntaskan kasus korupsi di Sula. Jangan biarkan rakyat terus dirugikan,” tutup Rifki.

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *