BIDIKFAKTA – Sebuah video berdurasi 3 menit 30 detik yang diunggah melalui akun Facebook Said Buamona viral di media sosial. Video tersebut menyoroti dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU CV Agnesya, Desa Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Dalam unggahan itu, Said menyebut oknum anggota TNI-Polri hingga aparatur sipil negara (ASN) diduga turut mengantre dan memperoleh BBM bersubsidi di SPBU tersebut bersama warga sipil.
Saat dikonfirmasi Bidikfakta.id pada Jumat (23/10/2026), Said membenarkan video yang diunggah melalui akun Facebook pribadinya. Ia mengeklaim dugaan penimbunan BBM bersubsidi di SPBU Waiboga telah lama menjadi pembicaraan masyarakat.
Menurut Said, sejumlah pihak yang dinilainya tidak semestinya menerima BBM bersubsidi diduga memperoleh kemudahan saat mengisi bahan bakar, termasuk dengan bertukar antrean bersama warga lainnya.
“Bahkan oknum yang semestinya tidak diberikan subsidi kerap tukar antrean bersama warga di SPBU dan dimudahkan petugas,” kata Said.
Ia juga menilai pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU tersebut belum berjalan optimal. Said menyoroti peran aparat kepolisian di Polsek Waiboga, yang menurutnya perlu meningkatkan pengawasan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait subsidi negara tersebut.
“SPBU ini patut dievaluasi. Polisi dan pemerintah daerah harus getol terhadap praktik yang merugikan masyarakat ini tanpa toleransi,” ujarnya.
Said mendesak pihak terkait mengevaluasi operasional SPBU CV Agnesya serta memastikan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan. Ia juga meminta dugaan penyalahgunaan tersebut diperiksa secara objektif agar tidak merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Sementara itu, pemilik SPBU berinisial D yang dikonfirmasi wartawan memilih memblokir pesan yang dikirimkan. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan dari pihak pengelola terkait tudingan dalam video yang viral tersebut.
Baca: Artikel sebelumnya!!
SPBU Waiboga Diduga Timbun BBM Subsubdi, Protes Warga Viral di Medsos









