Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Kanwil Ditjenpas Malut Razia dan Tes Urine WBP di Lapas Sanana

BIDIKFAKTA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sanana kembali menggelar razia di blok hunian dan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP), Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan lapas bersih dari peredaran barang terlarang dan narkotika menjelang Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 tahun.

Berdasarkan laporan yang diterima wartawan, razia itu dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sanana, David Lekatompessy, bersama jajaran petugas lapas, TNI, dan Polri dengan sasaran pemeriksaan menyisir seluruh blok hunian dan area lapas guna memastikan tidak ada handphone ilegal, narkotika, maupun barang terlarang lainnya.

David mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Sanana menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari praktik ilegal.

“Razia ini menjadi langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sekaligus bagian dari semangat menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62,” ujarnya.

Ia mengatakan dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang terlarang seperti sendok berbahan stainless, cermin kaca, alat cukur, silet, korek api, botol kaca, dan beberapa peralatan makan berbahan stainless.

“Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” kata David.

Selain razia, petugas juga melakukan tes urine terhadap delapan WBP kasus narkotika disaksikan lansung Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Sula.

Bahkan kata David pemeriksaan dipimpin lansung oleh Kasat Resnarkoba yakni, IPTU Mardan Abdurahman.

“Dari hasil tes urine itu seluruh WBP yang diperiksa dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika,” jelas David.

Terpisah, IPTU Mardan juga mengapresiasi langkah Lapas Sanana yang rutin menggelar razia dan tes urine sebagai upaya mencegah peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kami mengapresiasi langkah Lapas Sanana yang secara rutin melaksanakan razia dan tes urine. Ini merupakan bagian penting dalam mencegah peredaran narkoba di dalam lapas. Pengawasan dan sinergi seperti ini harus terus ditingkatkan,” katanya

David juga menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga integritas, keamanan, dan ketertiban di dalam Lapas Sanana.

“Razia ini merupakan langkah nyata kami dalam mewujudkan lapas yang bersih dari barang terlarang dan narkoba,” pungkasnya.

Diketahui, selama proses pemeriksaan berlangsung, situasi di Lapas Kelas IIB Sanana dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *