BIDIKFAKTA – Pembangunan dua gedung Kantor Komando Rayon Militer (Koramil) di Pulau Sulabesi, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, hingga Oktober 2026 belum dilanjutkan. Kebijakan efisiensi anggaran disebut menjadi kendala penyelesaian pembangunan kedua fasilitas tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bidikfakta.id dari sumber internal Kodim 1510/Sula, dua gedung Koramil yang dimaksud berada di Desa Fuata dan Desa Kabau. Hingga kini, pembangunan kedua gedung tersebut belum rampung dan belum diserahterimakan.
Sumber internal Kodim menyebutkan, pihaknya telah menyurati Bupati Kepulauan Sula untuk meminta tindak lanjut pembangunan infrastruktur Koramil tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada penyelesaian sebagaimana yang diharapkan.
“Kami sudah menyurati Bupati Kepulauan Sula terkait tindak lanjut pembangunan infrastruktur Koramil itu. Efisiensi menjadi kendala belum dilanjutkan hingga saat ini,” ujar sumber tersebut kepada wartawan.
Persoalan pembangunan fasilitas militer itu disebut tidak hanya terjadi di Pulau Sulabesi. Berdasarkan informasi yang sama, tindak lanjut pembangunan kantor Koramil di Pulau Mangoli dan Kabupaten Pulau Taliabu juga belum dilaksanakan.
“Kami sudah menyurat resmi ke Pemda Sula terkait tindak lanjut Koramil tersebut. Sejauh ini belum ada serah terima dan belum rampung dibangun,” kata sumber itu.
Belum rampungnya pembangunan sejumlah kantor Koramil tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kepastian penyelesaian proyek dan pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun.
Disisi lain, hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula mengenai alasan terperinci penundaan pembangunan serta alokasi anggaran lanjutan kedua Kodim di Pulau Sulabesi ini.









