BIDIKFAKTA – Warga Kecamatan Gane Timur Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, khususnya dari Desa Gaimu hingga Gane Luar, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah dan nyaris tak tersentuh perbaikan selama puluhan tahun.
Dalam wawancara dengan awak media, salah seorang warga Desa Gaimu menyampaikan harapannya agar Gubernur Maluku Utara turun langsung melihat kondisi mereka. “Kami merasa dianaktirikan. Jalan adalah urat nadi ekonomi kami tanpa itu, hasil pertanian dan perikanan sulit kami bawa ke pasar,” ujarnya, Minggu (10/8/25)
Menurutnya, jalan rusak ini tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga menyulitkan akses warga ke fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan puskesmas, terutama saat musim hujan. Meskipun pembangunan jembatan 70 meter di Gane Luar oleh PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) pada 2022 memberi sedikit kemajuan, warga menilai langkah itu belum menyentuh akar persoalan utamanya jalan yang rusak dan tak terawat oleh pemerintah.
Warga berharap ada alokasi anggaran dan tindakan nyata dari pemerintah provinsi untuk memperbaiki infrastruktur jalan secara menyeluruh.
“Kami ingin pembangunan merata jangan hanya di kota. Kami butuh jalan yang layak untuk hidup yang lebih baik,” tambah warga lainnya.
Dengan potensi sumber daya alam yang besar di wilayah ini, masyarakat yakin bahwa infrastruktur yang memadai akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan.
Sementara itu, sampai berita ini ditirunkan pihak-pihak terkait masih dalam upaya konfirmasi. Redaksi bidikfakta.id, akan terus mengikuti perkembangan isu ini dan menyuarakan aspirasi warga pelosok yang menanti perubahan nyata dari pemerintah.