Air Bersih di Kota Sanana Tak Mengalir, Komisi II Action Sidak ke PDAM Sula

BIDIKFAKTA – Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Sanana, menyusul laporan warga terkait terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah dalam Kota Sanana.

Dalam sidak tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Sula, Siti Nurbaya Gelamona menemukan bahwa tidak mengalirnya air di beberapa titik disebabkan oleh pemutusan aliran listrik oleh pihak PLN akibat tunggakan pembayaran dari PDAM. Kondisi itu kemudian berdampak langsung pada operasional pompa air sehingga distribusi air bersih ke pelanggan saat ini terhenti.

Bacaan Lainnya

Selain sidak persoalan listrik, Siti Nurbaya juga menyoroti adanya tunggakan gaji karyawan PDAM yang belum dibayarkan di mana kondisi ini turut memengaruhi kinerja pelayanan PDAM di Kepulauan Sula sekarang ini.

Karena itu ia meminta kepada pihak manajemen PDAM untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut, terlebih lagi akan berdampak pada pelayanan PDAM yang tidak maksimal kepada masyarakat.

“Sidak ini harapannya PDAM segera melunasi tunggakan listrik ke PLN agar air kembali normal. Gaji karyawan juga tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegas Siti Nurbaya, Jumat (27/3/2026) kemarin.

Ia juga menegaskan akan segera memanggil jajaran manajemen PDAM untuk dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan manajemen keuangan. Langkah ini dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Sebelum mengakhiri politisi Partai Demokrat Sula ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar serta memberikan dukungan agar proses normalisasi distribusi air di Sanana dapat berjalan cepat dan lancar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *