DPP GMNI Warning Sikap Dirintelkam Soal Intimidasi Kader GMNI di Maluku Utara

Foto: Wakil Ketua Bidang Riset dan Teknologi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Irfandi Norau. Istimewa.

BIDIKFAKTA – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) secara tegas memberikan ultimatum kepada Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo atas ungkapkan kontroversial yang diutarakan AKBP Sigit Adhi Prasetyo, Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Maluku Utara terhadap kader GMNI di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara yang dinilai tak elok dan etis.

Menanggapi pernyataan tak pantas Wadir Intelkam itu, Wakil Ketua Bidang Riset dan Teknologi DPP GMNI, Irfandi Norau melayangkan teguran keras ke Kapolri. Ia meminta Jenderal Sigit Listyo Prabowo mengevaluasi serta Kapolda Maluku Utara Waris Agono terkait pernyataan kurang pantas tersebut ke kader GMNI Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Kepada media ini, Irfandi menceritakan, awalnya bermula dari undangan dialog yang dikirim M. Asrul, Wakil Ketua DPD GMNI Maluku Utara kepada oknum terkait. Tujuannya, guna membahas aksi teror Orang Tidak Dikenal (OTK) di Wilayah Halmahera Timur dan Halmahera Tengah yang kerap terjadi bahkan sampai terjadi insiden berdarah yang melibatkan warga sipil.

“Dari situ AKBP Sigit Adhi Prasetyo diduga melontarkan kata-kata yang dinilai tak pantas ke M. Asrul dengan bernada tekanan serta merendahkan organisasi GMNI. Karena itu, kami minta oknum terkait dievaluasi begitu juga dengan Kapolda Maluku Utara,” tegas Irfandi, Kamis (9/4/2026).

Tak berhenti disitu, kata Irfandi, DPP GMNI akan melaporkan secara resmi pernyataan AKBP Sigit Adhi Prasetyo ini ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri. Menurutnya, pernyataan oknum polisi ini sangat merendahkan martabat organisasi GMNI dan tidak mencerminkan sikap Tri Brata sebagai anggota Polri.

“Pernyataan seperti GMNI sudah berkontribusi apa dan berbuat apa dari mulut AKBP Sigit Adhi Prasetyo sangat melukai nurani kami. Terlebih, GMNI telah memberikan sumbangsih besar atas kemerdekaan bangsa dan tanah air ini. Kami akan dorong prilaku tak terpuji ini ke Div Propam Polri untuk dievaluasi,” pinta Irfandi.

Irfandi juga menegaskan bahwa GMNI telah memberikan kontribusi nyata termasuk mendorong Reformasi Kepolisian Republik Indonesia di bangsa ini.

“Kontribusi kami jelas terhadap bangsa, demokrasi termasuk Reformasi Polri. Kami minta Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo bersikap tegas atas perilaku oknum anggota polisi yang tidak menghormati organisasi termasuk GMNI ini untuk dievaluasi,” pungkas Irfandi.

Pos terkait