BIDIKFAKTA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, sebanyak 27 pos Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Kabupaten Kepulauan Sula resmi kembali diaktifkan. Inisiatif ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kebersamaan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan desa.
Aktivasi kembali pos-pos Siskamling ini tidak hanya bertepatan dengan momen kemerdekaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial berbasis komunitas. Kegiatan rutin seperti ronda malam, pemantauan situasi lingkungan, hingga menjadi ruang silaturahmi antarwarga kembali digiatkan.
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Kodrat Muh Hartanto, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan dalam menghidupkan kembali pos-pos Siskamling.
“Saya mengapresiasi para kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan seluruh warga yang berinisiatif mengaktifkan kembali pos Siskamling. Ini bukti nyata sinergi masyarakat dan aparat dalam menjaga Kamtibmas,” ujar AKBP Kodrat, Jumat (8/8/25).
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam sistem keamanan berbasis lingkungan merupakan langkah preventif yang sangat efektif dalam menghadapi potensi gangguan Kamtibmas di tingkat desa.
“Semoga kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya dan kebiasaan dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa keberadaan Siskamling tidak hanya sebagai sarana pengawasan, tetapi juga wadah untuk memperkuat solidaritas sosial dan rasa tanggung jawab bersama.
Dengan diaktifkannya 27 pos Siskamling ini diharapkan suasana di wilayah Kepulauan Sula semakin aman dan nyaman, khususnya dalam menyambut peringatan kemerdekaan RI yang ke-80—sebuah momen yang sarat makna persatuan, tanggung jawab kolektif, dan cinta tanah air.





