Kapolres Sula Didesak Usut Dugaan Penyelundupan BBM Subsidi di SPBU Kompak Sama

Kapolres Kabupaten Kepulauan Suka, AKBP Handres, S.H.S.I.K. (foto/istimewa).

BIDIKFAKTA – Kapolres Kepulauan Sula, Maluku Utara, AKBP Handres, S.H., S.I.K., didesak untuk mengusut tuntas dugaan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Sama, Kecamatan Sulabesi Timur.

Desakan ini muncul menyusul meluasnya keluhan dari para nelayan, sopir angkutan, dan warga setempat yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi di fasilitas pengisian tersebut. Selain langka, beredar dugaan kuat bahwa BBM bersubsidi di SPBU ini dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah dan di isi secara manual.

Bacaan Lainnya
banner 728x90

Selain itu, penyaluran BBM tersebut juga ditengarai kerap dialihkan keluar menggunakan armada truk dan mobil pikap.

“Kami ingin melihat langkah konkret dari Kapolres Sula. Persoalan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU Kompak Sama ini bukan hal baru,” ujar SB, salah seorang warga Kecamatan Sulabesi Timur kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

SB meminta ketegasan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas praktik ilegal yang merugikan masyarakat ini. Menurutnya, respons cepat kepolisian menjadi jawaban yang dinanti-nanti para nelayan dan sopir angkutan selama ini.

“Kami ingin lihat langkah tegas dari Polres Sula. Jika aparat tetap pasif, warga berkomitmen untuk menutup sepenuhnya aktivitas niaga di SPBU tersebut,” ancam SB.

Tak hanya pihak kepolisian, kritik tajam juga diarahkan kepada Komisi II DPRD Sula, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sula, serta PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanana. Warga menilai fungsi pengawasan dari lembaga-lembaga tersebut masih mandul.

Disisi lain, sampai berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait masih belum memberikan keterangan dan dalam upaya konfirmasi. (**).

 

banner 728x90

Pos terkait

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *